Banyak Sekolah Yang Butuh Perhatian Pembangunan

Image Thumbnail

Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu, Hj. Sri Siti Haslindar mengatakan bahwa sektor pendidikan faktor pendukung utamanya adalah sekolah. Selain lingkungan fisik sekolah, lingkungan sosial, emosional dan lingkungan akademik juga sangat penting. "Secara fisik sendiri bisa dilihat langsung kondisi sekolah masih banyak yang memperhatikan. Kita segera melakukan pemetaan sesuai dengan standar, jika dipersentasekan baginya sudah diatas 59 persen sekolah yang membutuhkan perhatian pembangunan," tegasnya.
Sri menegaskan Disdikbud Kapuas Hulu telah berupaya melakukan peningkatan kualitas sekolah yang ada melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK). Beberapa tahun terakhir cukup banyak yang masuk ke Kapuas Hulu. Akan tetapi, lanjut Sri, DAK fisik banyak persyaratan maupun aturan."Apabila salah satu saja syarat tak terpenuhi maka tidak bisa digunakan DAK tersebut. Misalkan saja tidak ada sertifikat tanah yang jelas maka tak bisa diusulkan pembangunan," bebernya

Tak hanya itu, kata Sri standarisasi jumlah murid juga diatur untuk mengusulkan DAK. Apabila kurang dari syarat yang ditentukan DAK juga tidak bisa didapatkan. "Bila murid tidak sampai 60 orang maka sekolah itu tidak bisa mendapatkan pembangunan dari DAK," tegasnya.
Selain masalah fisik sekolah, Sri menjelaskan bahwa saat ini sumber daya manusia pendidik dan tenaga kependidikan penyebarannya tidak merata. Apabila secara rasional, jumlah murid dan guru cukup memenuhi. "Namun ketika kita melihat rasio rombongan belajar, itu masih dan kurang," ujarnya.

Saat ini Kapuas Hulu memiliki sebanyak 407 SD dan 100 SMP yang tersebar di Kecamatan. Untuk menyeimbangkannya dengan jumlah guru, Kapuas Hulu masih membutuhkan banyak tenaga guru. "Selama ini sudah ada upaya penerimaan guru dengan sistem kontrak, kemudian ada P3K. Semoga target 2000 lebih guru itu bisa diterima nanti semuanya," tuntas Sri. 

.

Share Post: