Wakil Bupati Kapuas Hulu Hadiri Lomba Saprahan dan Busana Melayu Anak

Image Thumbnail

Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, S.M., didampingi istrinya yang juga menjabat sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kapuas Hulu, Ny. Nordimin Sukardi, menghadiri Lomba Saprahan dan Lomba Busana Melayu Anak yang diselenggarakan Majelis Perempuan Melayu (MPM) Kabupaten Kapuas Hulu di Rumah Adat Melayu Putussibau, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan menjadi bagian dari upaya melestarikan adat dan tradisi Melayu sekaligus menanamkan kecintaan terhadap kebudayaan daerah kepada generasi muda sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, S.M., menyampaikan apresiasi kepada Majelis Perempuan Melayu Kabupaten Kapuas Hulu yang terus berkomitmen menghadirkan kegiatan-kegiatan kebudayaan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan kekeluargaan.

Menurutnya, Saprahan bukan sekadar tradisi makan bersama, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, saling menghargai, kesetaraan, serta gotong royong yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Melayu.

“Tradisi Saprahan bukan sekadar makan bersama, melainkan simbol kebersamaan, rasa saling menghargai, kesetaraan, dan kegotongroyongan masyarakat Melayu. Begitu pula dengan Lomba Busana Melayu Anak, ini menjadi sarana penting untuk memperkenalkan serta menanamkan rasa bangga terhadap identitas budaya daerah sejak usia dini,” ujar Sukardi.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Kapuas Hulu, Ny. Nordimin Sukardi, turut menyampaikan dukungan terhadap peran perempuan dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga serta mengembangkan kebudayaan daerah.

Ia menilai, upaya membentuk generasi yang mencintai dan memahami budayanya tidak terlepas dari peran keluarga, khususnya kaum ibu, serta organisasi perempuan dalam memberikan pengenalan dan pendidikan budaya kepada anak-anak.

“Melalui kegiatan ini, kita harapkan anak-anak tidak hanya mengenal pakaian adat dan tata cara Saprahan, tetapi juga memahami nilai-nilai kesantunan serta kearifan lokal Melayu yang harus terus dijaga,” tutur Ny. Nordimin.

Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai kelompok masyarakat serta anak-anak dari tingkat taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Lomba Saprahan menampilkan keterampilan peserta dalam menata dan menyajikan hidangan khas Melayu dengan tata cara makan bersama secara lesehan. Sementara itu, Lomba Busana Melayu Anak menampilkan keberagaman dan kreativitas dalam mengenakan busana tradisional Melayu.

Usai memberikan sambutan, Wakil Bupati Sukardi bersama Ketua GOW Ny. Nordimin Sukardi dan jajaran tamu undangan meninjau secara langsung pelaksanaan perlombaan Saprahan serta menyaksikan rangkaian kegiatan yang berlangsung di Rumah Adat Melayu Putussibau.

.

Share Post: