Tokoh Adat Mesti Ikuti Perkembangan Teknologi
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kapuas Hulu mengadakan kegiatan Fasilitasi Lembaga Adat Kapuas Hulu Tahun 2018 di gedung Korpri Putussibau, Selasa 11 Desember 2018. Pada acara itu Kepala DPMD Kabupaten Kapuas Hulu, Alpiansyah mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk sharing keadaan di lapangan yang dihadapi para tokoh adat. Termasuk memberikan honor terhadap tumenggung dan punggawa. "Kedepan kami harapkan para tumenggung dan punggawa bisa hadapi permasalahan serta hadirkan solusi untuk kesepakatan bersama di masyarakat," ucap Kepala DPMD Kabupaten Kapuas Hulu.
Kepala DPMD Kabupaten Kapuas Hulu menuturkan, setiap Desa ada Tokoh Adatnya. Mereka ini perlu dapat bimbingan dari tumenggung dan punggawa. "Sehingga aturan kearifan lokal itu bisa disamakan, walau ada sedikit perbedaan,". Pedoman adat hendaknya berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Termasuk juga Hukum lainnya yang berlaku di Indonesia. "Sehingga aturan adat tidak bertentangan dengan Negara," papar Kepala DPMD Kabupaten Kapuas Hulu.
Sementara itu Bupati Kapuas Hulu, AM. Nasir, S.H. menuturkan, peran tumenggung dan punggawa sangat penting. "Kadang ada permasalahan yang tidak terselesaikan melalui Hukum formal, bisa diselesaikan secara adat,". Penyusunan buku adat itu juga penting. Ini harus di inisiasi Tumenggun dan Punggawa dengan melibatkan tokoh-tokoh adat. Sehingga bisa jadi pedoman bagi masyarakat. "Masing-masing suku ada adat, apalagi kalau lintas adat. Dengan adanya buku ini bisa jadi pendamping dalam menyelesaikan permasalahan," papar Bupati Kapuas Hulu.
Berikutnya, Bupati Kapuas Hulu berpesan agar Tumenggung dan Punggawa masuk dan merangkul pemuda Desa. "Lalu kemajuan teknologi juga hendaknya bisa di ikuti Tumenggung dan Punggawa," tuturnya. Bupati Kapuas Hulu juga menambahkan, Pemda Kapuas Hulu berupaya memperhatikan Tumenggung dan Punggawa. Diantaranya dengan memberikan insentif. "Terkait insentif sekarang sudah Rp 500 ribu untuk Tumenggung dan Punggawa. Dulu cuma Rp 300 ribu, kami berharap ini dapat membantu tugas para Tokoh Adat," tutup Bupati Kapuas Hulu. (Doc. Bidang SAI-DKIS)
.




