SILPA Tahun 2017 Terserap Habis

Image Thumbnail

Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) pada Tahun 2017 telah habis digunakan di Tahun 2018. Hal ini menunjukan mayoritas program Pemkab Kapuas Hulu yang diakomodir dalam APBD Perubahan Tahun 2018 telah berjalan dengan baik. Ketua DPRD Kapuas Hulu, Rajuliansyah mengatakan, Dana SILPA memang umumnya diarahkan untuk menutupi kebutuhan program dalam APBD Perubahan. Dengan terserapnya SILPA tersebut secara penuh, menurutnya, adalah hal yang positif. "SILPA yang habis ditahun ini tidak perlu dihawatirkan," kata Ketua DPRD Kapuas Hulu, Kamis 06 Desember 2018.

Ketua DPRD Kapuas Hulu menegaskan, habisnya SILPA tersebut tidak terlalu berdampak pada APBD perubahan Tahun 2019. Sebab sisa anggaran di 2018 yang akan menutupnya. "Untuk perubahan tahun depan kita akan lihat sisa di akhir tahun ini. Kalau ada sisa di 2018 itu yang di floating ke perubahan 2019,". Berbicara APBD Tahun Anggaran 2019, besarannya adalah Rp 1,8 triliun lebih. Dari anggaran tersebut akan diarahkan pada program yang ditentukan berdasarkan visi dan misi kepala daerah. "Program unggulan yang diwacanakan Pemerintah Daerah itu tetap kita suport. Seperti pada pertanian, ini adalah yang cocok untuk daerah kita, maka itu prioritas kita tingkatkan," tegas Ketua DPRD Kapuas Hulu.

Ketua DPRD Kapuas Hulu menuturkan, Legislatif memang harus mendukung program Pemerintah. Sebab program itu sudah disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang mengacu pada visi dan misi Kepala Daerah. "Berjalannya Pemerintahan daerah perlu dukungan DPRD, agar itu terealisasi  secara tepat, DPRD adalah salah satu bagian penting dari pembangunan daerah," tutup Ketua DPRD Kapuas Hulu. (Doc. Bidang SAI-DKIS)

.

Share Post: