Penjelasan Bupati Terkait Penguburan Standar Covid-19

Image Thumbnail

Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir SH memberi tanggapan tentang penguburan salah seorang warga dengan tata cara penanganan covid-19 di pemakaman umum daerah Kedamin, Kecamatan Putussibau Selatan, Senin (20/4/2020). Bupati menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah dikomunikasikan dengan keluarga almarhum. 

"Kondisi seperti ini, kita harus sigap dan tangap ikut standar medis atau standar kesehatan demi menghindari hal-hal yang tidak di inginkan. Keputusan itu juga sudah dikoordinasikan juga dengan keluarga yang bersangkutan, " ujar Bupati, Selasa (21/4/2020).

Pertimbangan lain yang membuat dilakukan penanganan terstandar kesehatan,  kata Bupati adalah hasil rapid test yang reaktif. Sementara memastikan positif atau tidaknya covid-19,  harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium atau swab. 

"Swab butuh waktu beberapa minggu baru tahu hasilnya, jadi standar kesehatan kita berlakukan pada pemakaman tersebut," ujarnya. 

Tak luput, Bupati mengapresiasi TNI-Polri turun ikut dalam penanganan penguburan tersebut. Disisi lain,  Bupati juga menghimbau agar petugas pemakaman yang ditunjuk untuk tidak panik dalam upaya pemakaman, sebab tidak semua yang meninggal itu positif covid 19. "Masyarakat yang menangani penguburan jangan panik," tutur Bupati. 

Bupati juga turut memberi kabar baik, bahwa ada satu pasien di RSUD Putussibau yang dirapid test reaktif namun hasil swab covid 19nya negatif. Untuk itu, hasil rapid test tidak menjadi acuan sesorang positif corona. 

"Pasen dari Lanjak, kecamatan Batang Lupar reaktif rapid test namun dari swab yang bersangkutan negatif," tuntasnya. (yohanes)  

.

Share Post: