Kades Harus Dorong Masyarakat Terapkan Pysical Distancing

Image Thumbnail

Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir SH memaparkan status terkini data pusat informasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Ia memaparkan pada tanggal 22 april 2020, warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kapuas Hulu berjumlah 297 orang. Dari jumlah ODP tersebut yang sudah selesai pemantauan berjumlah 215 orang, sisa 82 orang masih terus dipantau petugas kesehatan. "Kemudian ada pulang empat warga yang reaktif rapid test. Dari jumlah yang reaktif itu ada satu yang sudah test PCR dan negatif 1 Covid-19 dan satu lagi masih menunggu hasil test PCR," papar Bupati saat ditemui di sekretariat DPMD Kapuas Hulu, Kamis (23/4/2020).

Dari keadaan tersebut, Bupati mengatakan pencegahan covid19 perlu partisipasi semua pihak, terutama Kepala Desa (Kades). Kades harus terus mendorong masyarakatnya untuk pro aktif mengikuti anjuran pemerintah serta melaporkan warganya atau orang lain yang datang ke kampungnya, terutama yang datang dari daerah transmisi lokal covid-19.

"Pihak desa harus aktif, kalau ada yang datang dari luar kampung suruh orang tersebut agar isolasi diri dulu selama 14 hari dan pantau kesehatannya. Beberapa rumah betang disini sudah displin membuat aturan terkait isolasi itu, ini saya apresiasi," tegasnya. 

Masyarakat displin menjaga diri dari Covid-19 sangatlah penting apalagi masyarakat yang Muslim akan menghadapi Ramadhan. Sebab itu masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa hendaknya bisa mematuhi arahan dari MUI dari ormas Islam lainnya dan Menteri Agama Republik Indonesia. "Pemerintah dan MUI serta ormas keagamaan lainnya tidak melarang masyarakat beribadah, ini untuk kepentingan dan kemasalahatan bersama, psycal diatancing itu yang penting dengan menghindari kerumunan," ucap Bupati. 

Kalau kita tidak patuhi masa pandemi akan berlanjut terus, ujungnya ekonomi sulit, bahan lain juga sulit. "Jangan sampai kita hadapi lagi masa paceklik (musim kekurangan bahan makanan) seperti dahulu," tutur Bupati.

Dalam masa pandemi covid 19 ini, penting bagi Kades untuk memanfaatkan dana desa untuk membantu masyarakat kurang mampu. Untuk itu bagi desa-desa yang belum mencairkan dana desa agar cepat mengurusnya sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk membantu masyarakat. "Kades yang baru dilantik harus segera bekerja membantu masyarakat, jangan malah memprioritaskan mengganti prangkat desanya, ini tidak boleh dilakukan hingga September 2020. Tetaplah bekerja dengan perangkat desa yang ada saat ini," ujarnya. (yohanes)

.

Share Post: