Bupati Kapuas Hulu Resmi Buka Pekan Gawai Dayak IV Tahun 2026
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, secara resmi membuka Pekan Gawai Dayak (PGD) IV Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola GOR Uncak Kapuas, Putussibau, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan pembukaan diawali dengan prosesi penyambutan tamu secara adat, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan Ketua Panitia, sambutan Ketua Sekretariat Bersama Kesenian Dayak (Sekberkesda), sambutan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kapuas Hulu, hingga pembukaan resmi oleh Bupati Kapuas Hulu.
Pekan Gawai Dayak IV tahun ini mengusung tema “Melestarikan Adat dan Budaya Dayak yang Bermartabat Menuju Kapuas Hulu Semakin Hebat.” Tema tersebut menjadi semangat bersama dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Dayak di tengah perkembangan zaman.
Dalam sambutannya, Bupati Fransiskus Diaan menegaskan bahwa Gawai Dayak bukan sekadar tradisi tahunan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan, memperkuat silaturahmi, serta mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi penerus.
“Gawai Dayak bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga sarana untuk memperkuat kebersamaan serta menjaga identitas budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu untuk terus mendukung pelestarian adat dan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah. Menurutnya, budaya Dayak merupakan identitas sekaligus aset daerah yang memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Sebelum membuka secara resmi Pekan Gawai Dayak IV Tahun 2026, Bupati mengajak seluruh masyarakat, panitia, dan peserta untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Pekan Gawai Dayak IV Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2026.
Usai pembukaan resmi, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan malam pentas seni budaya yang menampilkan beragam kesenian tradisional sebagai bagian dari perayaan dan pelestarian budaya Dayak di Kabupaten Kapuas Hulu.
.




.jpeg)